CHRONICLES OF A MAN: LACHRYMOSE
Two butterflies flying around in the garden full of flowers,
They are so happy and their lives as colorful as a rainbow,
They share their love and hope together,
Until one summer day he finds her gone, leaving him winging alone...
... Though he flies everywhere looking for her but only emptiness embraces him...
Still he has hope she will return so he keeps the fire burning,
Waiting through burning sunlit and freezing rain,
Through thousand lonely days and long cold nights,
Through endless seasons...
... Though he flies everywhere calling her name but only silence answers him...
Until one day he gets old and weak, his wings are aging to fly,
He knows his hope is lost and she will never return,
So he lies his wings on a dead flower and whispers her name for the last time,
A tear falls from his eye as he sigh his last breath...
...And the rain falls...
hippienov on Feb 18, 2015
18/02/15
Poetry Corner
CHRONICLES OF A MAN: LOVE AFFAIR
We will climb the highest mountain, cross the raging river,
Sail the seven seas, touch the sun and reach the moon,
Spread our wings to the seventh heaven and climb the stars,
Taste the fruit of love, sleep on the clouds,
...and the birds will sing... and the leaves will dance...
We will stand so high on the shoulder of the world, against the anger,
Teach the world to sing, spread the words of love,
Walking through the storm with faith that love will keep us alive,
...and all the children will smile... and all the beasts will praise our love...
It's you and me, together, forever through tears and laughter...
We will climb the highest mountain, cross the raging river,
Sail the seven seas, touch the sun and reach the moon,
Spread our wings to the seventh heaven and climb the stars,
Taste the fruit of love, sleep on the clouds,
...and the birds will sing... and the leaves will dance...
We will stand so high on the shoulder of the world, against the anger,
Teach the world to sing, spread the words of love,
Walking through the storm with faith that love will keep us alive,
...and all the children will smile... and all the beasts will praise our love...
It's you and me, together, forever through tears and laughter...
Poetry Corner: Chronicles of A Man: Fear
CHRONICLES OF A MAN: FEAR
Will I see the light in the end of the tunnel?
Will I ever see sun again?
Is there really an end for this painful journey?
I am now walking in the dark...
I am trapped in state of uncertainty
Darkness surrounds me
I am losing my path
I am losing my direction
And fear overwhelms me...
hippienov on Feb 18, 2015
Will I see the light in the end of the tunnel?
Will I ever see sun again?
Is there really an end for this painful journey?
I am now walking in the dark...
I am trapped in state of uncertainty
Darkness surrounds me
I am losing my path
I am losing my direction
And fear overwhelms me...
hippienov on Feb 18, 2015
Poetry Corner: Serenade
SERENADE
In my dreams I see saints and angels,
Gathering in the garden of Eden,
Nothing is more wonderful than what I'm feeling,
And this feeling of peace and serenity hypnotizes me,
Then two beautiful eyes among millions looking at me,
Inside her eyes I find endless love,
And my whole life turns into a dream...
hippienov on Feb. 18, 2015
In my dreams I see saints and angels,
Gathering in the garden of Eden,
Nothing is more wonderful than what I'm feeling,
And this feeling of peace and serenity hypnotizes me,
Then two beautiful eyes among millions looking at me,
Inside her eyes I find endless love,
And my whole life turns into a dream...
hippienov on Feb. 18, 2015
17/02/15
Music For The Uncommon Man: Bacamarte "Depois Do Fim"
Hippienov
–
Aku sama sekali gak kenal dengan band ini sebelumnya sampai suatu hari temanku yang gila musik (kolektor dan penjual) menyebut nama band asal Brazil ini sekaligus menawarkan cd kopiannya. Awalnya aku gak begitu tertarik namun rasa ingin tahu mengalahkan segalanya dan akupun mengiyakan untuk mengambil kopian cd yang ditawarkan.
Dari hasil contekanku lewat Google/ Wikipedia, BACAMARTE yang asal Brazil adalah sebuah band progressive rock, symphonic prog-rock tepatnya yang hanya merilis 2 album dalam rentang waktu cukup panjang. Album pertama mereka (Depois do Fim) dirilis 1983 dan album kedua baru rilis pada akhir dekade 90an.
Depois Do Fim sebenarnya direkam tahun 1978 namun kemudian tidak jadi dirilis dengan pertimbangan pada era akhir 70an dunia musik sedang dilanda demam disco, punk serta new wave sehingga Bacamarte memilih untuk menunggu waktu yang tepat untuk merilisnya. Akhirnya tahun 1983 album ini dirilis juga.
Album ini mainly instrumental namun tetap ada beberapa lagu yang ada vokalnya dan asiknya mereka punya dua vokalis, laki dan perempuan.
Suara synthesizer pada kibor selalu hadir di setiap lagu dan semua lagu di album ini menurutku bisa dibilang enerjik/ bertempo mid-fast. Aku tidak mendengar (atau jangan-jangan belum mendengar, hehehe) lagu yang bertempo lambat. Musik Bacamarte sepertinya sejalur dengan Yes dan Genesis, hal ini makin kuat dengan hadirnya flute di lagu-lagu mereka. Yang lebih asik, di album ini aku masih bisa dengar pengaruh musik Latin dengan alunan/petikan classic guitar.
Suara synthesizer pada kibor selalu hadir di setiap lagu dan semua lagu di album ini menurutku bisa dibilang enerjik/ bertempo mid-fast. Aku tidak mendengar (atau jangan-jangan belum mendengar, hehehe) lagu yang bertempo lambat. Musik Bacamarte sepertinya sejalur dengan Yes dan Genesis, hal ini makin kuat dengan hadirnya flute di lagu-lagu mereka. Yang lebih asik, di album ini aku masih bisa dengar pengaruh musik Latin dengan alunan/petikan classic guitar.
Untuk sebuah band yang belum pernah aku kenal sebelumnya dan album yang gak pernah aku dengar, pada awalnya aku gak terlalu berharap banyak. Tadinya aku menduga musik mereka akan overtly influenced by Latin Music jadi aku akan disuguhi musik seperti Gypsy Kings. Namun semua dugaanku berubah jadi decak kagum begitu aku spin cd ini untuk pertama kalinya. Satu kekurangannya mungkin hanya pada output/ hasil rekamannya yang tidak seciamik album-album prog band prog dari Eropa/ Amerika, namun overall this album is highly recommended karena musiknya juga karena terbilang langka.
Thanks untuk rekan-rekan yang sudi mampir membaca.
Mohon maaf atas kekurangan yang ada dalam penulisan.
a boy who dreams music,
hippienov
hippienov
10/04/14
Postingan ini sebelumnya adalah tulisanku untuk blog musik yang sangat nuansamatik dan selama ini menjadi acuan musik bagiku. aku kembali posting tulisanku ini di blog ini untuk rekan-rekan yang mungkin belum sempat mampir di di blog music for life. You should check this blog out ocs you guys will be stunned and will never ever want to leave it... Try and tell me that I'm right...
Halo Mas G dan rekan-rekan, aku kembali lagi dengan tulisan ringan sekedar untuk meramaikan blog. Semoga asik dibaca dan berkenan untuk rekan-rekan.
Hari Sabtu malam kemarin saat rumah sudah sepi, kedua orang tuaku dan adikku yang sama penggila kaset/cd sedang pergi menginap ke rumah adik perempuanku dari sore sedangkan anak istriku dari jam 9-an sudah masuk kamar dan main-main bercanda sampai akhirnya mereka tertidur. Tinggal lah aku sendiri di ruang tengah sendiri ditemani acara tv lokal yang gak menarik blas. Akhirnya aku mendapat ide untuk nge-burn lagu dari format mp3 ke format audio, pikirku daripadaboring nonton acara tv. Aku pinjam notebook iparku, siapkan blank cd yang untungnya masih tersisa, cd mp3 yang jadi source dan start pilah-pilih lagu. Kebetulan cd mp3 yang jadi sumber “project” kali ini adalah koleksi mp3 yang diberikan Mas Yuddi saat Gala Progring lalu dan setelah proses pemilihan lagu yang lumayan bikin pusing karena banyak yang dipilih tapi hanya sedikit yang bisa masuk akibat keterbatasan kapasitas disertai proses “editing” (termasuk di dalamnya pemilihan sound equalizer supaya sound bass nya lebih “dum-dum”) akhirnya dimulailah proses burning yang berlangsung selama beberapa menit. Gak lama kemudian proyek kompilasi ini pun selesai dan karena sudah kelewat larut malam aku mengurungkan niat utuk menyepin nya, baru keesokan harinya aku spin cd kompilasi ini dan hasil akhirnya cukup lumayan dan bisa membuatku tersenyum…
Berikut lagu-lagu yang terpilih masuk dalam kompilasi, total ada 15 lagu:
1. Rainbow’s end / camel
2. The only thing she needs / UK
3. concerto in d (2nd movement) / Steve Howe
4. Tentacles / Patrick Moraz
5. Supertwister / Camel
6. Caesar’s Palace blues / UK
7. Release Release / Yes
8. Five G / Bill Bruford
9. Silver Screen / Patrick Moraz
10. Papillon / Refugee
11. Carrying no cross / UK
12. If you can’t stand the heat / Bill Bruford
13. Diary of a man who vanished / Steve Howe
14. The white rider / Camel
15. Presto vivace & reprise / UK

Tadinya kompilasi ini hendak aku beri headline “Family of Yes” karena semuanya punya relasi dengan Yes tapi lalu aku nyadar ada Camel disitu yang sepertinya gak punya hubungan apa-apa dengan Yes, jadi akhirnya kupilih judul “PROG FUSION”, biar keren, hehehe… Gak juga sih, kenapa aku akhirnya muncul dengan judul ini karena pada dasarnya kompilasi ini ber-genre Progressive tapi kudengar ada unsur Jazz nya pula terutama dari UK dan Bill Bruford. Kalo dikasih judul Prog Jazz kurang pas juga karena gak semuanya murni Jazz, ada unsur lain seperti Rock, Blues bahkan Classic. Akhirnya kuberi nama Prog Fusion, kompilasi lagu-lagu progrock yang bercampur jazz-classic-blues. Kira-kira itu filosofinya, gak nyambung ya? hehehe…
O ya, baru hari ini aku coba buat cover nya, tapi karena aku sama sekali gak bisa design seperti Mas Khalil dan Mas Herman, aku hanya nyomot gambar logo Yes dari internet lalu aku tambahkan judul-judul lagunya pakai “program” Paint di PC kantor, sederhana banget dan seadanya.
Demikian cerita singkatku kali ini, semoga berkenan dan matursuwun Mas G untuk waktu dan kesempatan yang diberikan serta untuk rekan-rekan semua yang sudah mapir membaca.
Fill your days with PROG… hippienov
Halo Mas G dan rekan-rekan, aku kembali lagi dengan tulisan ringan sekedar untuk meramaikan blog. Semoga asik dibaca dan berkenan untuk rekan-rekan.
Hari Sabtu malam kemarin saat rumah sudah sepi, kedua orang tuaku dan adikku yang sama penggila kaset/cd sedang pergi menginap ke rumah adik perempuanku dari sore sedangkan anak istriku dari jam 9-an sudah masuk kamar dan main-main bercanda sampai akhirnya mereka tertidur. Tinggal lah aku sendiri di ruang tengah sendiri ditemani acara tv lokal yang gak menarik blas. Akhirnya aku mendapat ide untuk nge-burn lagu dari format mp3 ke format audio, pikirku daripadaboring nonton acara tv. Aku pinjam notebook iparku, siapkan blank cd yang untungnya masih tersisa, cd mp3 yang jadi source dan start pilah-pilih lagu. Kebetulan cd mp3 yang jadi sumber “project” kali ini adalah koleksi mp3 yang diberikan Mas Yuddi saat Gala Progring lalu dan setelah proses pemilihan lagu yang lumayan bikin pusing karena banyak yang dipilih tapi hanya sedikit yang bisa masuk akibat keterbatasan kapasitas disertai proses “editing” (termasuk di dalamnya pemilihan sound equalizer supaya sound bass nya lebih “dum-dum”) akhirnya dimulailah proses burning yang berlangsung selama beberapa menit. Gak lama kemudian proyek kompilasi ini pun selesai dan karena sudah kelewat larut malam aku mengurungkan niat utuk menyepin nya, baru keesokan harinya aku spin cd kompilasi ini dan hasil akhirnya cukup lumayan dan bisa membuatku tersenyum…
Berikut lagu-lagu yang terpilih masuk dalam kompilasi, total ada 15 lagu:
1. Rainbow’s end / camel
2. The only thing she needs / UK
3. concerto in d (2nd movement) / Steve Howe
4. Tentacles / Patrick Moraz
5. Supertwister / Camel
6. Caesar’s Palace blues / UK
7. Release Release / Yes
8. Five G / Bill Bruford
9. Silver Screen / Patrick Moraz
10. Papillon / Refugee
11. Carrying no cross / UK
12. If you can’t stand the heat / Bill Bruford
13. Diary of a man who vanished / Steve Howe
14. The white rider / Camel
15. Presto vivace & reprise / UK

Tadinya kompilasi ini hendak aku beri headline “Family of Yes” karena semuanya punya relasi dengan Yes tapi lalu aku nyadar ada Camel disitu yang sepertinya gak punya hubungan apa-apa dengan Yes, jadi akhirnya kupilih judul “PROG FUSION”, biar keren, hehehe… Gak juga sih, kenapa aku akhirnya muncul dengan judul ini karena pada dasarnya kompilasi ini ber-genre Progressive tapi kudengar ada unsur Jazz nya pula terutama dari UK dan Bill Bruford. Kalo dikasih judul Prog Jazz kurang pas juga karena gak semuanya murni Jazz, ada unsur lain seperti Rock, Blues bahkan Classic. Akhirnya kuberi nama Prog Fusion, kompilasi lagu-lagu progrock yang bercampur jazz-classic-blues. Kira-kira itu filosofinya, gak nyambung ya? hehehe…
O ya, baru hari ini aku coba buat cover nya, tapi karena aku sama sekali gak bisa design seperti Mas Khalil dan Mas Herman, aku hanya nyomot gambar logo Yes dari internet lalu aku tambahkan judul-judul lagunya pakai “program” Paint di PC kantor, sederhana banget dan seadanya.
Demikian cerita singkatku kali ini, semoga berkenan dan matursuwun Mas G untuk waktu dan kesempatan yang diberikan serta untuk rekan-rekan semua yang sudah mapir membaca.
Fill your days with PROG… hippienov
07/04/14
The White Stripes "ELEPHANT"
The White Stripes “Elephant”
Hippienov
Hello my dear beloved friends… It’s me again… Moga-moga ndak bosen ya…
Sekitar tahun 2002/2003 aku melihat sebuah video klip lagu “seven nation army” dari The White Stripes dan langsung suka dengan musik serta penampilan mereka. Gak lama kemudian aku pun membeli kasetnya yang memang baru dirilis sehingga mudah ditemukan di toko kaset langganan.
The White Stripes adalah band dari Detroit yang dibentuk tahun 1997 dan kemudian bubar tahun 2011. Band ini hanya beranggotakan 2 “sejoli” yaitu: Jack White – vocals, guitar, bass, keyboards Meg White – drums, occasionally vocals
Sepanjang karirnya, mereka telah merilis album studio:
1. the white stripes / 1999
2. de stijl / 2000
3. white blood cells / 2001
4. elephant / 2002
5. get behind me satan / 2005
6. icky thump / 2007
Dan uniknya semua cover album-album tersebut gak pernah jauh dari warna merah, putih atau hitam. Setelah rencana merilis sebuah album baru yang tidak pernah terwujud (padahal materinya sudah ada) dan vakum tidak melakukan konser akhirnya tahun 2011 Jack & Meg memutuskan untuk membubarkan The White Stripes secara baik-baik. Jack mengungkapkan bahwa mereka ingin mengakhiri karir The White Stripes pada saat keadaan dan hubungan mereka baik sehingga semuanya tetap indah. Andai The Beatles bisa melakukan hal yang sama tanpa harus membawa perkara bubarnya mereka ke pengadilan…
Album Elephant yang merupakan album keempat The White Stripes seingatku merupakan album pertama The White Stripes yang dirilis di Indonesia, baru kemudian menyusul album-album lainnya. Tapi yang aku punya hanya album ini saja. Album ini menghasilkan hit single “seven nation army” yang kental dengan nuansa blues rock nya dengan sound slide guitar yang melengking saat solo. Menurutku album ini bisa dibilang minimalis karena aku hampir tidak menemukan bebunyian synth hanya gitar, bass, drums dan sesekali piano/keys. Dan sound yang dihasilkan pun mungkin bisa dikatakan “natural” mungkin seperti dalam konser sebagai konsekuensi keogahan Jack & Meg memanfaatkan teknologi digital studio rekaman. Di sleeve album Elephant ditulis jelas “no computers were used during the process of writing, recording, mixing and mastering the album”. Album ini direkam tahun 2002 dalam tempo 2 minggu di Toe Rag Studios, London dengan menggunakan 8 track tape machine dan apa yang disebut sebagai pre-1960s recording gear. Suatu hal yang unik dan mungkin agak aneh di era canggih musik di milenium baru saat banyak musisi/band mengutilisasi teknologi digital dan program canggih komputer dalm menulis lagu/musik, The White Stripes malah going back to old days… Tapi hal ini yang mungkin malah membuat mereka jadi sebuh band yang disegani di dunia musik rock dan album elephant sendiri oleh majalah Rolling Stone ditempatkan pada urutan 390 dari “500 greatest albums of all time”. Hm… sebuah reputasi yang menurutku tidak mudah diraih apalagi yang membuat rangkingnya adalah salah satu majalh musik paling terhormat di dunia.
Enough talking, please kindly read this amateur review then try to find the album and listen to it during your weekend and I hope you will finally agree with I just said now…
Matursuwun Mas G untuk waktu dan kesempatan yang diberikan serta as always untuk rekan-rekan yang sudi mampir dan membaca postingan gemblung ini. Semoga berkenan dan mohon dimaafkan untuk segala kekurangan yang ada.
I’m going to Wichita… a seven nation army couldn’t hold me back… hippienov
Hello my dear beloved friends… It’s me again… Moga-moga ndak bosen ya…
Sekitar tahun 2002/2003 aku melihat sebuah video klip lagu “seven nation army” dari The White Stripes dan langsung suka dengan musik serta penampilan mereka. Gak lama kemudian aku pun membeli kasetnya yang memang baru dirilis sehingga mudah ditemukan di toko kaset langganan.
The White Stripes adalah band dari Detroit yang dibentuk tahun 1997 dan kemudian bubar tahun 2011. Band ini hanya beranggotakan 2 “sejoli” yaitu: Jack White – vocals, guitar, bass, keyboards Meg White – drums, occasionally vocals
Jack & Meg tadinya adalah pasangan suami-istri yang menikah tahun 1996 dan sayangnya bercerai 4 tahun kemudian tahun 2000. Setelah bercerai mereka tidak serta merta memutuskan hubungan dan jalan sendiri-sendiri seperti umumnya pasangan yang bercerai melainkan mereka malah berikrar untuk menjadi kakak-adik dan terus berkarya dalam band. Unik ya? Andai Anang & KD atau Titi DJ & Ovi /rif bisa melakukan hal serupa, sungguh indah…
Musik The White Stripes digambarkan beraliran garage rock dengan influence blues dan punk dan mereka dikenal karena selalu menggunakan perlengkapan rekaman yang “tradisional” atau kuno era
60-70an serta sepertinya ogah memakai kecanggihan teknologi rekaman. Metode ini ternyata juga diterapkan pada cara mereka menulis lagu, semua dilakukan manual seperti layaknya yang seorang musisi/sebuah band lakukan di era 60-70an (bahkan era sebelumnya mungkin). Dan satu hal lagi yang menjadi ciri utama band ini adalah kefanatikan mereka pada warna merah-putih-hitam yang selalu mewarnai custom maupun peralatan musik yang digunakan. Dalam suatu wawancara ketika Jack White ditanya tentang hal tersebut, dia menjawab “warna apa yang paling disukai ketika kita masih anak-anak? saya pikir tiga warna itulah yang namanya sering disebut”.Sepanjang karirnya, mereka telah merilis album studio:
1. the white stripes / 1999
2. de stijl / 2000
3. white blood cells / 2001
4. elephant / 2002
5. get behind me satan / 2005
6. icky thump / 2007
Dan uniknya semua cover album-album tersebut gak pernah jauh dari warna merah, putih atau hitam. Setelah rencana merilis sebuah album baru yang tidak pernah terwujud (padahal materinya sudah ada) dan vakum tidak melakukan konser akhirnya tahun 2011 Jack & Meg memutuskan untuk membubarkan The White Stripes secara baik-baik. Jack mengungkapkan bahwa mereka ingin mengakhiri karir The White Stripes pada saat keadaan dan hubungan mereka baik sehingga semuanya tetap indah. Andai The Beatles bisa melakukan hal yang sama tanpa harus membawa perkara bubarnya mereka ke pengadilan…
Album Elephant yang merupakan album keempat The White Stripes seingatku merupakan album pertama The White Stripes yang dirilis di Indonesia, baru kemudian menyusul album-album lainnya. Tapi yang aku punya hanya album ini saja. Album ini menghasilkan hit single “seven nation army” yang kental dengan nuansa blues rock nya dengan sound slide guitar yang melengking saat solo. Menurutku album ini bisa dibilang minimalis karena aku hampir tidak menemukan bebunyian synth hanya gitar, bass, drums dan sesekali piano/keys. Dan sound yang dihasilkan pun mungkin bisa dikatakan “natural” mungkin seperti dalam konser sebagai konsekuensi keogahan Jack & Meg memanfaatkan teknologi digital studio rekaman. Di sleeve album Elephant ditulis jelas “no computers were used during the process of writing, recording, mixing and mastering the album”. Album ini direkam tahun 2002 dalam tempo 2 minggu di Toe Rag Studios, London dengan menggunakan 8 track tape machine dan apa yang disebut sebagai pre-1960s recording gear. Suatu hal yang unik dan mungkin agak aneh di era canggih musik di milenium baru saat banyak musisi/band mengutilisasi teknologi digital dan program canggih komputer dalm menulis lagu/musik, The White Stripes malah going back to old days… Tapi hal ini yang mungkin malah membuat mereka jadi sebuh band yang disegani di dunia musik rock dan album elephant sendiri oleh majalah Rolling Stone ditempatkan pada urutan 390 dari “500 greatest albums of all time”. Hm… sebuah reputasi yang menurutku tidak mudah diraih apalagi yang membuat rangkingnya adalah salah satu majalh musik paling terhormat di dunia.
Enough talking, please kindly read this amateur review then try to find the album and listen to it during your weekend and I hope you will finally agree with I just said now…
Matursuwun Mas G untuk waktu dan kesempatan yang diberikan serta as always untuk rekan-rekan yang sudi mampir dan membaca postingan gemblung ini. Semoga berkenan dan mohon dimaafkan untuk segala kekurangan yang ada.
I’m going to Wichita… a seven nation army couldn’t hold me back… hippienov
Pancaroba?
Beberapa waktu lalu saya melihat tayangan di televisi lokal tentang ramalan cuaca yang menyebutkan bahwa bulan Maret adalah masa pancaroba, peralihan dari musim penghujan ke musim panas. Cuaca bisa begitu ekstrim dari yang tadinya terang tiba-tiba menjadi gelap dan hujan ataupun sebaliknya....
Sekarang sudah memasuki bulan April, kira-kira sebulan setelah saya melihat tayangan ramalan cuaca tadi dan sepertinya masih belum datang juga musim panasnya. Hari ini (07 April 2014) dari mulai pagi sampai siang hari cuaca begitu panas tapi tiba-tiba di sore hari langit menjadi gelap gulita seperti mau badai.
Dari jendela kantor saya bisa melihat awan yang gelap dan berkata dalam hati "untung kemarin saya tidak mencuci motor saya, kalo gak terbuang percuma deh Rp 10.000, karena kalo hujan turun sore ini sudah pasti motor akan kotor lagi..."
Buat rekan-rekan yang masih ada di kantor, berhati-hatilah saat pulang nanti. Semoga tidak ada yang lupa membawa payung atau jas hujan...
Salam Damai,
hippienov
Sekarang sudah memasuki bulan April, kira-kira sebulan setelah saya melihat tayangan ramalan cuaca tadi dan sepertinya masih belum datang juga musim panasnya. Hari ini (07 April 2014) dari mulai pagi sampai siang hari cuaca begitu panas tapi tiba-tiba di sore hari langit menjadi gelap gulita seperti mau badai.
Dari jendela kantor saya bisa melihat awan yang gelap dan berkata dalam hati "untung kemarin saya tidak mencuci motor saya, kalo gak terbuang percuma deh Rp 10.000, karena kalo hujan turun sore ini sudah pasti motor akan kotor lagi..."
Buat rekan-rekan yang masih ada di kantor, berhati-hatilah saat pulang nanti. Semoga tidak ada yang lupa membawa payung atau jas hujan...
Salam Damai,
hippienov
Welcome My Friends To The Blog That Never Ends...
Yes, I know what you're thinking...
The title of my first entry is taken from ELP's live album titled "Welcome Back My Friends To The Show That Never Ends... Ladies & Gentlemen Emerson, Lake & Palmer".
I admit it and I did this because I am one of ELP fans. I am so fascinated and amazed with the music they made. Maybe not all of their albums were great especially in th elate 70s, but from their first debut up to their mid-70s albums I think all are great.
I love music and of course progressive rock is one of them.
But this is not going to be a blog that talks about music all the time, that's why I name it GadoGadoBlog which means everything can be discussed in this forum, music is included.
I hope this blog will be interesting enough and can be a place for us to discuss many things in life.
Thank you all my friends for stepping in into my blog...
hippienov
The title of my first entry is taken from ELP's live album titled "Welcome Back My Friends To The Show That Never Ends... Ladies & Gentlemen Emerson, Lake & Palmer".
I admit it and I did this because I am one of ELP fans. I am so fascinated and amazed with the music they made. Maybe not all of their albums were great especially in th elate 70s, but from their first debut up to their mid-70s albums I think all are great.
I love music and of course progressive rock is one of them.
But this is not going to be a blog that talks about music all the time, that's why I name it GadoGadoBlog which means everything can be discussed in this forum, music is included.
I hope this blog will be interesting enough and can be a place for us to discuss many things in life.
Thank you all my friends for stepping in into my blog...
hippienov
Langganan:
Postingan (Atom)

