07/04/14

The White Stripes "ELEPHANT"

The White Stripes “Elephant”

Hippienov
Hello my dear beloved friends… It’s me again… Moga-moga ndak bosen ya…
Sekitar tahun 2002/2003 aku melihat sebuah video klip lagu “seven nation army” dari The White Stripes dan langsung suka dengan musik serta penampilan mereka. Gak lama kemudian aku pun membeli kasetnya yang memang baru dirilis sehingga mudah ditemukan di toko kaset langganan.
The White Stripes adalah band dari Detroit yang dibentuk tahun 1997 dan kemudian bubar tahun 2011. Band ini hanya beranggotakan 2 “sejoli” yaitu: Jack White – vocals, guitar, bass, keyboards Meg White – drums, occasionally vocals
Jack & Meg tadinya adalah pasangan suami-istri yang menikah tahun 1996 dan sayangnya bercerai 4 tahun kemudian tahun 2000. Setelah bercerai mereka tidak serta merta memutuskan hubungan dan jalan sendiri-sendiri seperti umumnya pasangan yang bercerai melainkan mereka malah berikrar untuk menjadi kakak-adik dan terus berkarya dalam band. Unik ya? Andai Anang & KD atau Titi DJ & Ovi /rif bisa melakukan hal serupa, sungguh indah…
Musik The White Stripes digambarkan beraliran garage rock dengan influence blues dan punk dan mereka dikenal karena selalu menggunakan perlengkapan rekaman yang “tradisional” atau kuno era
60-70an serta sepertinya ogah memakai kecanggihan teknologi rekaman. Metode ini ternyata juga diterapkan pada cara mereka menulis lagu, semua dilakukan manual seperti layaknya yang seorang musisi/sebuah band lakukan di era 60-70an (bahkan era sebelumnya mungkin). Dan satu hal lagi yang menjadi ciri utama band ini adalah kefanatikan mereka pada warna merah-putih-hitam yang selalu mewarnai custom maupun peralatan musik yang digunakan. Dalam suatu wawancara ketika Jack White ditanya tentang hal tersebut, dia menjawab “warna apa yang paling disukai ketika kita masih anak-anak? saya pikir tiga warna itulah yang namanya sering disebut”.
Sepanjang karirnya, mereka telah merilis album studio:
1. the white stripes / 1999
2. de stijl / 2000
3. white blood cells / 2001
4. elephant / 2002
5. get behind me satan / 2005
6. icky thump / 2007
Dan uniknya semua cover album-album tersebut gak pernah jauh dari warna merah, putih atau hitam. Setelah rencana merilis sebuah album baru yang tidak pernah terwujud (padahal materinya sudah ada) dan vakum tidak melakukan konser akhirnya tahun 2011 Jack & Meg memutuskan untuk membubarkan The White Stripes secara baik-baik. Jack mengungkapkan bahwa mereka ingin mengakhiri karir The White Stripes pada saat keadaan dan hubungan mereka baik sehingga semuanya tetap indah. Andai The Beatles bisa melakukan hal yang sama tanpa harus membawa perkara bubarnya mereka ke pengadilan…
Album Elephant yang merupakan album keempat The White Stripes seingatku merupakan album pertama The White Stripes yang dirilis di Indonesia, baru kemudian menyusul album-album lainnya. Tapi yang aku punya hanya album ini saja. Album ini menghasilkan hit single “seven nation army” yang kental dengan nuansa blues rock nya dengan sound slide guitar yang melengking saat solo. Menurutku album ini bisa dibilang minimalis karena aku hampir tidak menemukan bebunyian synth hanya gitar, bass, drums dan sesekali piano/keys. Dan sound yang dihasilkan pun mungkin bisa dikatakan “natural” mungkin seperti dalam konser sebagai konsekuensi keogahan Jack & Meg memanfaatkan teknologi digital studio rekaman. Di sleeve album Elephant ditulis jelas “no computers were used during the process of writing, recording, mixing and mastering the album”. Album ini direkam tahun 2002 dalam tempo 2 minggu di Toe Rag Studios, London dengan menggunakan 8 track tape machine dan apa yang disebut sebagai pre-1960s recording gear. Suatu hal yang unik dan mungkin agak aneh di era canggih musik di milenium baru saat banyak musisi/band mengutilisasi teknologi digital dan program canggih komputer dalm menulis lagu/musik, The White Stripes malah going back to old days… Tapi hal ini yang mungkin malah membuat mereka jadi sebuh band yang disegani di dunia musik rock dan album elephant sendiri oleh majalah Rolling Stone ditempatkan pada urutan 390 dari “500 greatest albums of all time”. Hm… sebuah reputasi yang menurutku tidak mudah diraih apalagi yang membuat rangkingnya adalah salah satu majalh musik paling terhormat di dunia.
Enough talking, please kindly read this amateur review then try to find the album and listen to it during your weekend and I hope you will finally agree with I just said now…
Matursuwun Mas G untuk waktu dan kesempatan yang diberikan serta as always untuk rekan-rekan yang sudi mampir dan membaca postingan gemblung ini. Semoga berkenan dan mohon dimaafkan untuk segala kekurangan yang ada.
I’m going to Wichita… a seven nation army couldn’t hold me back… hippienov

Tidak ada komentar: